Republikbersuara.com, Batam – Seorang perempuan, Tengku Sarifah (24), ditemukan terkapar di area parkir depan Edelweis Massage & Spa, Ruko Nagoya Paradise Centre Blok P, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban meloncat dari rooftop lantai 4 ruko tersebut. Sebelum ditemukan terkapar, seorang saksi mengaku mendengar suara keras yang diduga berasal dari arah kanopi. Warga dan karyawan yang berada di sekitar lokasi kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolsek Lubuk Baja, AKP Cindo kepada Republikbersuara.com di lokasi kejadian mengatakan, informasi dari saksi menyebutkan, korban baru bekerja di Edelweis Massage & Spa sejak 11 September 2026. Dalam dua pekan terakhir, korban disebut mulai mengalami perubahan perilaku dan diduga mengalami tekanan psikologis akibat persoalan keluarga di kampung halaman.
“Menurut saksi Siti Rohaeni, korban sebenarnya telah berencana pulang ke kampung pada Kamis, 8 Oktober 2026. Rencana tersebut bahkan telah disiapkan karena jadwal kapal Pelni baru tersedia pada hari tersebut.
Namun, rencana itu tidak sempat terlaksana. Korban justru ditemukan terkapar setelah diduga jatuh dari rooftop lantai 4 tempatnya bekerja.
Keterangan lain datang dari Putri, yang merupakan teman sekamar korban. Menurutnya, saat pertama kali bekerja, korban masih terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda depresi.
Namun belakangan, korban disebut lebih banyak diam dan terkadang berbicara sendiri.
Sebelum kejadian, korban sempat meminta bantuan Putri untuk mencari jaringan WiFi agar dapat menghubungi keluarganya. Putri kemudian meninggalkan korban dan kembali ke kamar untuk beristirahat.
Tak lama berselang, Putri mendengar suara keras dari arah luar ruko. Ketika diperiksa, korban ternyata sudah terkapar di area parkir depan Edelweis Massage & Spa.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Lubuk Baja langsung mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Barelang untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.
Dari hasil olah TKP, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya patah pada bagian paha dan lutut sebelah kanan, luka robek pada bagian dagu, serta gigi bagian depan atas mengalami kerusakan.
Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, mendokumentasikan TKP, serta melaporkan perkembangan penanganan perkara kepada pimpinan.
Hingga tahap ini, dugaan korban terjatuh dari rooftop masih dalam penanganan dan pendalaman kepolisian. Keterangan para saksi mengenai kondisi psikologis korban juga masih menjadi bagian dari bahan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian sebenarnya.
(jim)







Komentar