Republikbersuara.com, Karimun – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Karimun bukan sekadar seremoni. Di tengah perubahan lingkungan strategis dan berkembangnya potensi ancaman, pesan Panglima TNI menegaskan satu hal: prajurit harus semakin profesional, responsif, solid, modern dan mampu beradaptasi.
Pesan tersebut mengemuka dalam upacara HUT ke-81 TNI yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 0317/TBK, Jalan Jenderal Sudirman Poros, Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Senin (5/10/2026). Ratusan peserta dan undangan hadir menyaksikan momentum peringatan dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Letkol Inf Andit Pranata, S.I.P. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kapten Inf L.H. Sihaloho dipercaya sebagai Komandan Upacara dan Lettu Inf Haryono sebagai Perwira Upacara.
Upacara turut dihadiri Bupati Karimun Ing Iskandarsyah, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Samuel C. Noya, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sekitar 200 undangan dari unsur masyarakat.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, prajurit ditegaskan tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan dan kemampuan yang dimiliki. Perubahan lingkungan strategis menuntut TNI terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan kesiapan menghadapi berbagai bentuk ancaman.
“Jadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian,” demikian salah satu penekanan Panglima TNI dalam amanatnya.
PRIMA merupakan lima prinsip yang menjadi pijakan prajurit, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Profesional berarti prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawabnya. Responsif menuntut kepekaan terhadap setiap potensi ancaman.
Sementara prinsip Integratif menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Adapun Modern berkaitan dengan kemampuan menguasai perkembangan teknologi pertahanan, sedangkan Adaptif menuntut prajurit mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dan dinamika ancaman.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa meningkatnya kekuatan dan kemampuan TNI harus berjalan beriringan dengan meningkatnya tanggung jawab pengabdian kepada bangsa dan negara.
Tak berhenti pada upacara, peringatan HUT ke-81 TNI di Karimun juga diisi dengan sejumlah kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Di antaranya pembagian santunan berupa bingkisan, lomba memasak serta kegiatan UMKM yang melibatkan masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 07.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Momentum HUT ke-81 TNI tersebut menjadi penegasan komitmen Kodim 0317/TBK untuk terus memperkuat soliditas TNI, membangun sinergi lintas instansi serta menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
(Tim Redaksi)







Komentar